Makin dekatnya tanggal peluncuran Windows 8 membuat para pembuat komputer berlomba-lomba meluncurkan produk laptop dan tablet yang ditanami sistem operasi anyar ini. Di Indonesia, yang pertama melakukannya adalah Sony.
Pada hari Rabu (10/10), pabrikan Jepang itu merilis 3 produk anyar mereka, yakni laptop Vaio E14P, ultrabook Vaio T13 dan Vaio Duo 11. Selain E14P, dua produk lainnya sudah dilengkapi dengan fitur layar sentuh yang akan memaksimalkan pengalaman menggunakan Windows 8.
“Sony percaya kepada touch alias sentuhan. Karena itulah kami menyediakan banyak pilihan produk dengan fitur layar sentuh. Komputer-komputer baru kami akan memaksimalkan operasi menggunakan sentuhan,” kata Senior VP Sony, Ryosuke Akahane.
Duo 11, gadget hibrida gabungan tablet dengan laptop, menjadi andalan Sony. Produk ini punya layar 11,6 inci yang menutupi keyboard. Dengan keberadaan fitur surf slider, layar ini bisa diangkat dengan sekali angkat untuk menampilkan keyboardnya. Dalam visi Sony, bentuk tablet digunakan ketika ingin mengonsumsi konten, sedangkan bentuk laptop digunakan ketika ingin menciptakan konten.
Sebenarnya, pilihan untuk membuat produk hibrida adalah keputusan yang rumit. Pasalnya, berat Duo 11 yang mencapai 1,3 kg jelas membuatnya kalah jauh dari tablet lain di pasaran hanya 600-750 gram (dan ini diakui Sony).
Soal kinerja juga layak dinanti, apakah Duo 11 bisa menyamai laptop ukuran penuh. Tapi dengan dapur pacu yang menggunakan prosesor Intel i5, memory 4 GB dan saranan penyimpanan SSD sebesar 128 GB, Sony berjanji bahwa kinerja mereka tak kalah dari laptop biasa.
Salah satu fitur inovatif yang ditawarkan Sony di dalam Duo 11 adalah pena digitizer stylus yang bisa digunakan untuk menulis dengan tangan seperti halnya bila pengguna menulis di atas kertas buat mencatat ide-ide penting. Selain itu, stylus ini juga bisa dipakai untuk mengedit foto serta bisa juga untuk menuliskan catatan di presentasi PowerPoint.
Menurut Head Product Knowledge Sony Indonesia Yusuke Murasawa, Duo 11 ini ditujukan untuk pebisnis yang tidak perlu lagi membawa dua gadget (tablet dan laptop) setiap kali pergi.
Sementara itu, T13 adalah laptop berkategori ultrabook yang mengusung prosesor Intel i5 dan memori sebesar 4 GB. Dengan tebal cuma 17,8 mm dan berat 1,6 kg, laptop ini memang sangat tipis dan ringan. Laptop ini punya layar berukuran 13,3 inci dengan fitur sentuh.
Dalam acara peluncuran ini, Norman Sasono dari Microsoft Indonesia menunjukkan penggunaan Windows 8 di dalam T13. Dengan gestur yang berbeda, akan didapat aksi yang berbeda. Seperti geser (swipe) dari kanan akan memunculkan menu yang berbeda bila pengguna menggeser dari atas layar. Norman menambahkan bahwa pengguna akan sangat mudah memakai Windows 8 karena di sana, “Aplikasi menempati panggung utama.”
Salah satu kelebihan T13 ini adalah lengkapnya konektor yang dimiliki. Berbeda dengan ultrabook lain yang membutuhkan penghubung/dongle bila akan menyambungkan laptop ke monitor lain atau proyektor, di sisi kanan T13 sudah terdapat sambungan VGA. Selain itu, T13 juga punya port LAN dan konektor HDMI.
Berapa harga dari produk-produk anyar Sony ini? Leo menjawab diplomatis, “Kantor global belum membolehkan kami memberitahukan harganya.”
Pasar tablet kini memang sedang meledak di mana-mana, sehingga tidak heran jika semakin banyak vendor berlomba-lomba mengeluarkan tablet dengan konsep masing-masing.
Mengingat posisinya sebagai pemimpin pasar tablet dari segi penjualan, maka cukup wajar jika iPad menjadi acuan dan barometer untuk menilai sebuah tablet. Nah, kira-kira apa saja keunggulan Samsung Galaxy Note 10.1 terbaru jika dibandingkan dengan Apple iPad? Simak berikut ini:
1. Multiscreen
Inilah fitur yang belum dimiliki iPad. Bahkan generasi tablet Android keluaran Samsung sebelumnya juga tidak memiliki fitur ini. Singkatnya, Multiscreen akan dapat menjalankan dua aplikasi sekaligus secara berdampingan di layar Samsung Galaxy Note 10.1 yang lega.
Misalnya, Anda bisa membuka browser dan S-Note sekaligus, lalu memindahkan gambar yang didapat di browser ke S-Note tanpa harus menutup aplikasi tersebut. Contoh lain, Anda bisa menjelajah internet sambil menonton video. Hebatnya, fitur ini langsung tersedia tanpa Anda harus menginstal aplikasi tambahan.
2. S Pen
Samsung Galaxy Note 10.1 telah menyertakan pena yang responsif dan ergonomis dalam paket penjualan, yaitu S Pen. Untuk iPad, Anda memang bisa membeli pena stylus tambahan. Tapi stylus iPad bersifat universal dan tidak memiliki fitur canggih selain hanya sebagai pengganti jari.
Pena pintar S Pen Samsung Galaxy Note 10.1 memiliki fungsi yang lebih canggih lagi. Selain dapat mengambil tangkapan layar (screenshot), Anda dapat menulis di atas layar seperti layaknya menulis di kertas biasa. Desain pena stylus ini juga membuat penggunanya dapat menulis atau menggambar dengan lebih persis.
Berbagai aktivitas, mulai dari membubuhkan tandatangan di dokumen, melakukan koreksi pada laporan, menciptakan sketsa, memotong gambar dari web, menulis tangan dan masih banyak lagi, dapat diselesaikan dengan menyenangkan di Samsung Galaxy Note 10.1.
3. Aplikasi bawaan lebih berguna
Apalah arti hardware yang canggih jika tidak didukung aplikasi yang canggih pula? Samsung telah menyempurnakan aplikasi S Note. Dengan dukungan tujuh template keren, Anda dapat dengan mudah menciptakan dokumen yang memiliki tampilan menarik sekaligus profesional. S Note yang baru ini juga mendukung penulisan formula yang mungkin rumit. Tersedia pula fitur Shape Match yang secara otomatis dapat memperbaiki garis dan bentuk geometris sehingga memudahkan saat mengedit dokumen.
Samsung bahkan sudah menyertakan Polaris Office versi penuh yang dapat dipergunakan untuk menciptakan dokumen Word, Excel dan PowerPoint. Polaris Office yang disertakan juga sudah dioptimalkan khusus untuk Galaxy Note 10.1. Tidak ketinggalan S Planner yang mempermudah pengaturan jadwal dan daftar tugas Anda.
Bagi Anda yang gemar memotret dan menyunting foto, Samsung punya kejutan menggembirakan. Galaxy Note 10.1 telah dilengkapi aplikasi Adobe Photoshop Touch yang telah dioptimalkan untuk digunakan dengan S Pen.
Semua aplikasi tersebut di atas sudah dimasukkan secara gratis oleh Samsung di Galaxy Note 10.1. Sedangkan di iPad, Anda harus membeli aplikasi sejenis secara terpisah jika ingin mengubahnya sebagai alat penunjang produktivitas.
4. Fitur lebih banyak
Bicara mengenai fitur, ada beberapa fitur inovatif yang ditemukan di Samsung Galaxy Note 10.1 dan tidak ada di iPad. Fitur seperti Pop-Up Play untuk memutar video di jendela kecil sambil menjalankan aplikasi lain atau Smart Stay yang dapat mendeteksi gerakan mata Anda dan menyesuaikan tingkat kecerahan layar, tidak akan ditemukan di iPad.
Masih ada fitur keren lainnya seperti AllShare Play untuk mengalirkan konten secara nirkable ke tablet, laptop atau TV. Kemudian Samsung Galaxy Note 10.1 sudah dilengkapi Wi-Fi Channel Bonding yang dapat meningkatkan tingkat transmisi data nirkabel agar perpindahan data dapat berjalan lebih cepat.
Satu fitur keren, Samsung Galaxy Note 10.1 telah dilengkapi port infrared. Dipadukan dengan aplikasi Smart Remote yang sudah dimasukkan sebagai standar, Galaxy Note 10.1 dapat menjelma menjadi remote TV universal yang pintar.
5. Performa Quad-Core
Semua kecanggihan Samsung Galaxy Note 10.1 tersebut hanya dapat Anda alami dengan dukungan performa yang tangguh. Dan itulah faktanya. Samsung telah melengkapi tablet kreatif ini dengan prosesor quad-core (empat inti) berkecepatan 1,4Ghz dan RAM berkekuatan 2GB, lebih unggul dibandingkan iPad.
Jadi pilih mana? Apple iPad atau Samsung Galaxy Note 10.1?
Walaupun sudah cukup laris penjualannya, ternyata tidak semua orang puas dengan iPad. Banyak ide yang bermunculan untuk menciptakan tablet yang lebih baik.
Contohnya seperti Modbook Inc., perusahaan asal California, USA berikut ini. Mereka menciptakan sebuah tablet edisi terbatas yang menggabungkan beberapa hardware seperti Apple MacBook Pro 13,3 inci, digitizer Penabled dari Wacom, serta layar ForceGlass.
Jadi boleh dibilang, inilah versi tablet dari laptop Apple MacBook Pro.
Tidak seperti iPad yang berbasis iOS, Modbook Pro tetap menjalankan sistem operasi Mac OS X Mountain Lion dan dibekali pena inovatif. Bahkan modul digitizer dari Wacom ini dapat mengenali hingga 512 tingkat tekanan dari pena tersebut. Jika diinginkan, Anda juga dapat meminta Windows 7 dimasukkan sebagai alternatif sistem operasi.
Modbook Pro ditawarkan dalam beberapa konfigurasi seperti pilihan prosesor antara Intel Core i7 dual-core 2,9Ghz dan Intel Core i5 2,5Ghz, dukungan media penyimpanan SSD SATA3 sampai 480GB, serta kapasitas memori yang mencapai 16GB.
Spesifikasi lainnya tidak berbeda dengan Apple MacBook Pro, seperti disertakannya port Gigabit Ethernet, Firewire, Thunderbolt, USB 3.0, headphone jack, dan slot SDXC card. Modbook Pro juga telah dilengkapi 802.11n Wi-Fi dan Bluetooth 4.0. Dengan kelengkapannya tersebut, tidak heran jika bobotnya hampir mirip seperti MacBook Pro biasa, yaitu sekitar 2,7 kg.
Modbook Pro dapat mulai dipesan dengan harga $3499 (Rp 33 juta). Itu artinya sekitar 3 kali lipat harga Apple MacBook Pro 13 inci dengan spesifikasi paling rendah. Kira-kira sepadankah dengan harganya?
LONDON (Reuters) - Ahli bedah Inggris mengangkat perut seorang remaja demi menyelamatkan nyawanya setelah minum campuran cocktail yang terbuat dari nitrogen cair, menurut polisi.
Perempuan usia 18 tahun bernama Gaby Scanlon mengeluh kehabisan napas dan sakit perut sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit di Lancaster, Inggris utara, Kamis lalu. Ia didiagnosa dengan perut yang bolong-bolong.
Scanlon masih berada dalam kondisi serius namun stabil, menurut pernyataan polisi setempat.
"Menurut pendapat medis, kondisi ini bisa jadi fatal jika operasi tak segera dilakukan," kata polisi.
Saat terekspos dengan udara, nitrogen cair akan memunculkan kabut tebal dan sering digunakan oleh bartender atau chef untuk menambah efek drama visual pada hidangan atau untuk membekukan cairan dengan cepat, seperti pada es krim.
Nitrogen cair juga sering digunakan untuk menghilangkan kutil dan digunakan di pabrik industri. Jika nitrogen cair kena ke daging dapat menyebabkan kerusakan jaringan akibat dingin atau "frostbite".
Profesor fisika pangan di Leeds University, Malcolm Povey mengatakan nitrogen cair tak boleh dikonsumsi saat masih berbentuk cairan, karena akan berubah menjadi gas dalam tubuh dan menyebabkan perut membengkak dan meledak.
"Nitrogen cair akan cepat berubah menjadi gas dan mengembungkan perut seperti balon...pikiran bahwa orang-orang akan menaruh zat seperti ini dalam minuman tak bisa dipercaya," kata Povey pada Reuters.
Bar yang menyajikan minuman nitrogen cair tersebut tak lagi menjualnya, kata polisi, yang kini sedang menyelidiki insiden tersebut.
(Laporan oleh Alessandra Prentice, penyuntingan oleh Paul Casciato)


